Kamis, 20 Desember 2018

Tahap Perkembangan Menulis Pada Anak Usia Dini ( Depdiknas , 2004 dalam Luluk Asmawati , 2017 : 9. 14 ) adalah : 
  1. Coretan - coretan acak ( random scribbling )  . Anak mulai membuat coretan  sebagai coretan awal yang seringkali digabung - gabungkan seolah krayon tidak pernah lepas dari kertas , membentuk benang kusut. Warna - warna coretan dapat dikelompokkan bersama dan menyatu campur -baur atau terpisah - pisah dalam kelompok - kelompok perhalaman. Coretan dapat terdiri dari satu warna atau beberapa warna. 
  2. Coretan terarah .  Coretan terarah dimunculkan dalam bentuk garis lurus ke atas atau mendatar yang diulang - ulang berupa garis - garis, titik - titik, bentuk lonjong atau lingkaran ( tiruan huruf ) yang mungkin terlihat tidak berhubungan dan menyebar secara acak di seluruh permukaan kertas. 
  3. Garis dan bentuk khusus diulang - ulang  atau menulis garis tiruan. Diwujudkan melalui bentuk, tanda dan garis - garis yang terarah. Dapat terlihat mengarah dari sisi kiri ke kanan halaman dengan huruf - huruf yang sebenarnya atau berupa titik - titik sepanjang garis. Juga dapat mengarah dari atas ke bawah halaman kertas. Huruf - huruf muncul berulang - ulang , terutama huruf yang berasal dari namanya. Beberapa huruf dapat diakui memang benar - benar huruf , dan yang lainnya baru merupakan simbol. Huruf -huruf tersebut dapat mengambang di atas kertas, digambarkan di dalam garis, ditulis dalam gambar sederhana yang dikenalnya , seperti sebuah rumah atau saling berhimpit  di atas huruf lainnya secara berulang -ulang. Huruf - huruf dari namanya tersebut mungkin akan saling tertukar atau ditulis di atas dan di bawah. Latihan menulis nama dapat menggunakan huruf besar atau kecil. 
  4. Menulis nama . Tulisan nama dapat dimulai dari huruf pertama, terakhir atau gabungan huruf dari namanya akan muncul berulang - ulang dalam berbagai warna alat - alat tulis ( spidol, krayon atau pensil ) . Tulisan nama ini oleh anak dapat ditulis di depan buku, di dalam kotak nama yang disediakan atau di bawah / di atas gambar / hasil karya yang ia buat. Selain nama diri, kadang anak juga menulis rangkaian angka - angka dan abjad lain. 
  5. Mencontoh kata - kata dari lingkungan. Anak menulis kata - kata dari lingkungan secara acak dan diulang - ulang dalam berbagai ukuran, orientasi dan warna. Misalnya, tulisan nama anggota keluarganya atau teman - teman akrabnya. 
  6. Menemukan ejaan . Tahap ini merupakan usaha pertama untuk memeriksa dan mengeja kata - kata dengan menggabungkan huruf yang bermacam - macam untuk mewujudkan sebuah kata. Misalnya, anak menulis ILDNS sebagai representasi dari I Love Dinosaurus  
  7. Ejaan umum . Tahap ini merupakan usaaha mendiri anak untuk membedakan berbagai huruf dan mencatatnya dengan benar menjadi kata yang lengkap. Belajar lagi,,, Belajar terus ,,,, 💪 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar